July 31, 2026

Cara Memasak Ayam Presto agar Tetap Utuh dan Gurih

Ayam presto adalah salah satu hidangan favorit keluarga karena teksturnya yang lembut dan tulang yang empuk. Proses memasak menggunakan panci presto bisa mempercepat pelunakan daging sehingga hasilnya lebih cepat dibandingkan cara tradisional. 

Namun, banyak orang menghadapi masalah ketika memasak ayam presto, daging ayam menjadi terlalu lembut hingga mudah hancur saat diangkat.

Padahal, ayam presto yang ideal adalah empuk, bumbu meresap, tetapi tetap utuh dan cantik saat disajikan. 

Untuk itu, penting mengetahui cara memasak ayam presto agar tidak hancur melalui teknik yang benar, pemilihan bahan yang tepat, serta pengaturan waktu dan tekanan yang sesuai.

1. Pilih Jenis Ayam yang Tepat

Langkah pertama untuk mendapatkan ayam presto yang tidak mudah hancur adalah memilih jenis ayam yang sesuai. Ayam kampung biasanya memiliki struktur daging lebih padat dan serat lebih kuat sehingga lebih cocok untuk presto tanpa risiko cepat hancur.

Sebaliknya, ayam potong atau broiler memiliki tekstur lebih lembut dan rentan hancur jika di presto terlalu lama.

Jika menggunakan ayam potong, pastikan ukurannya tidak terlalu kecil dan pilih ayam dengan daging yang masih padat.

2. Potong Ayam Sesuai Kebutuhan

Memasak ayam utuh memang terlihat lebih menarik, tetapi berisiko membuat bagian tertentu lebih cepat hancur. 

Untuk hasil yang lebih stabil, potong ayam menjadi beberapa bagian, misalnya 4 atau 6 potong besar. Ukuran potongan yang seragam akan membuat ayam matang lebih merata dan tidak ada bagian yang terlalu lembut sebelum waktunya.

Namun jika ingin tetap memasak ayam utuh, kurangi waktu presto dan ikuti langkah pendinginan yang benar agar ayam tetap utuh.

3. Marinasi Ayam Sebelum Dimasak

Merendam ayam sebelum dimasak  membantu menguatkan tekstur daging sekaligus meningkatkan rasa. Marinasi sederhana menggunakan garam, bawang putih, ketumbar, dan sedikit perasan jeruk nipis cukup efektif membuat daging lebih kenyal dan tidak mudah hancur saat dimasak.

Marinasi selama 30 menit hingga 2 jam dapat membantu bumbu meresap tanpa membuat daging terlalu lembut.

4. Susun Ayam dengan Rapi di Dalam Panci Presto

Cara meletakkan ayam di panci presto berpengaruh besar terhadap hasil akhir. Usahakan:

  • Susun ayam berjajar rapi tanpa bertumpuk.
  • Letakkan bagian yang keras seperti paha di bagian bawah.
  • Gunakan alas berupa daun pisang atau daun jeruk agar ayam tidak langsung bersentuhan dengan dasar panci, sehingga lebih aman dari risiko gosong atau hancur.

Alas ini juga membantu menjaga bentuk ayam tetap utuh saat dimasak dengan tekanan tinggi.

5. Tambahkan Air Secukupnya, Jangan Berlebihan

Banyak orang mengira makin banyak air semakin aman, padahal jumlah air yang terlalu banyak justru membuat ayam rawan hancur. Untuk ayam presto, tambahkan air sekitar 1/3–1/2 tinggi panci, tergantung ukuran ayam.

Air yang terlalu banyak membuat ayam terendam sepenuhnya dan bergerak ketika tekanan muncul, sehingga teksturnya bisa rusak. Sementara air yang terlalu sedikit berisiko membuat bumbu gosong dan membuat presto bekerja tidak stabil.

6. Gunakan Api Sedang saat Memasak

Setelah panci presto tertutup rapat, masak ayam dengan api besar hanya sampai panci mulai berdesis dan tekanan terbentuk. Setelah itu segera kecilkan api ke tingkat sedang-ke-kecil.

Api besar dalam waktu lama bisa membuat ayam cepat lembek, bahkan hancur sebelum bumbu benar-benar meresap. Dengan api kecil, presto bekerja lebih stabil dan panas meresap perlahan sehingga ayam matang dengan sempurna.

7. Perhatikan Durasi Memasak

Durasi adalah kunci utama agar ayam presto tidak hancur. Untuk ayam kampung, waktu presto ideal adalah 25–35 menit, sedangkan ayam potong hanya membutuhkan 10–15 menit setelah tekanan terbentuk.

Jika Anda memasak ayam utuh, mulailah dengan durasi paling singkat, kemudian tambahkan 3–5 menit jika teksturnya dirasa kurang empuk.

Durasi memasak yang terlalu lama membuat daging kehilangan struktur seratnya dan otomatis mudah hancur saat diangkat.

8. Jangan Langsung Membuka Panci Presto

Ini langkah penting yang sering diabaikan. Setelah waktu presto selesai, jangan langsung membuka tutup panci. Biarkan tekanan turun secara alami.

Tekanan yang lepas secara perlahan membantu ayam mempertahankan bentuknya. Membuka tutup saat tekanan masih tinggi dapat menyebabkan gerakan mendadak di dalam panci yang membuat ayam retak atau hancur.

Biarkan panci presto dingin selama 10–15 menit sebelum membuka katup uap. Gunakan panci presto Kirin yang dilengkapi Spring Safety Valve, Metalic Safety Valve dan Safety Cover Lock.

9. Angkat Ayam dengan Benar

Walaupun ayam sudah dimasak dengan hati-hati, cara mengangkatnya juga berpengaruh. Gunakan spatula besar atau sendok sayur untuk menopang bagian bawah ayam. Jangan menarik dari bagian sayap atau paha, karena bagian tersebut lebih rentan putus.

Jika ayam diangkat dengan benar, bentuknya akan tetap utuh dan siap disajikan dengan tampilan yang cantik.

10. Istirahatkan Ayam Sebelum Digoreng atau Disajikan

Untuk ayam presto yang akan digoreng, Anda perlu membiarkan ayam istirahat dahulu di suhu ruang atau kulkas agar struktur daging lebih stabil. 

Ayam yang baru keluar dari panci presto biasanya sangat panas dan rapuh, sehingga lebih mudah hancur jika langsung dipindahkan atau digoreng.

Istirahat selama 10–20 menit cukup membantu menjaga bentuk ayam tetap utuh.

Rekomendasi Electric Pressure Cooker Kirin

Jika Anda ingin memasak ayam presto dengan lebih praktis, Kirin Electric Omni Cooker KEP-601D dapat menjadi pilihan yang tepat. Electric pressure cooker ini dilengkapi dengan 8+1 program memasak otomatis yang memudahkan Anda mengolah berbagai hidangan, termasuk ayam, sup, bubur, iga, hingga kacang-kacangan, tanpa perlu mengatur proses memasak secara manual.

Kirin KEP-601D juga memiliki fitur Fast Cooking yang membantu mempercepat proses memasak hingga 80% lebih cepat, sehingga ayam dapat menjadi empuk dalam waktu yang lebih singkat. 

Selain itu, tersedia Preset Timer untuk mengatur waktu memasak sesuai kebutuhan serta Safe Pressure Release Button yang dirancang untuk membantu proses pelepasan uap menjadi lebih aman. Dengan Gold Pot Inner Pot yang anti lengket dan mudah dibersihkan, Kirin Electric Omni Cooker KEP-601D menjadi solusi praktis bagi Anda yang ingin menikmati ayam presto yang empuk tanpa repot.

Referensi: 

  1. Healthline. What’s the Healthiest Way to Cook Chicken? Diakses dari healthline.com
  2. Cooking Update. Pressure Cooking Marinated Chicken: Your Ultimate Guide to Deliciousness. Diakses dari cookingupdate.com